Sasa-zushi, Sushi Mirip Lemper

UNADJUSTEDNONRAW_thumb_1936

Di Kanazawa, Jepang, ada tradisi yang berlaku di setiap rumah untuk membuat sasa-zushi. Konon tradisi ini dilakukan setiap ada festival sejak zaman dahulu kala.

Penampakan sasa-zushi serupa lemper karena dibungkus dengan daun.

Sushi ini dibentuk dengan tangan kemudian dibungkus dengan daun bambu. Biar lebih awet (bisa bertahan setidaknya sehari semalam), sasa-zushi dibumbui dengan garam dan cuka khusus. Bentuknya kecil, tapi nasinya padat jadi lumayan kenyang.

UNADJUSTEDNONRAW_thumb_193c
Rasa mackerel

Gw beli sasa-zushi di toko ekiben stasiun Kanazawa, mereknya Shibazushi yang sudah berdiri sejak nyokap gw lahir alias tahun 1958.

Sushi ini dipilih karena satu-satunya ekiben yang masa kadaluwarsanya paling lama, yaitu lebih dari sehari.

Biasanya ekiben akan basi hari itu juga, tapi Shibazushi bisa dimakan keesokan harinya. Soalnya niat kita beli ini buat bekal pas main salju di Tateyama. Pengen makan yang agak fancy aja gitu kan di gunung gak ada banyak pilihan makanan.

Penjual di Kanazawa udah paruh baya tapi jago bahasa Inggris (untuk ukuran orang Jepang kebanyakan). Mungkin karena banyak turis yang ke sana kali ya yang mau ke Tateyama.

Ada tiga jenis ikan di sasa-zushi yang kami beli: salmon, sea bream (apa ya bahasa Indonesianya?) sama mackerel alias ikan kembung.

UNADJUSTEDNONRAW_thumb_193b
Salmon

Sasa-zushi ini dibuat sedemikian rupa agar terlihat cantik walau minimalis. Cuma nasi dipadatkan bentuk kotak, atasnya ditaro seiprit ikan!

Tapi setiap ikan diletakkan sedemikian rupa, lengkap dengan hiasan seperti daun-daun kecil yang membuatnya indah dipandang.

Sea bream dan ikan kembung rasanya asin banget. Emang paling pas dimakan sama nasi yang akan menetralkan rasa asin itu. Khusus salmon ada sentuhan segar berkat irisan kecil lemon.

Oishikatta!

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s