Jalan Jalan Korea -Hello Kitty Cafe, Seoul

Hello Kitty Cafe di Hongdae, Seoul jadi salah satu tujuan utama ketika ditinggal sendirian di ibukota Korea Selatan.

Yang lain pada ke Daejeon untuk nostalgia, sementara gw memilih untuk mengalokasikan ongkos bis luar kota dengan jajan-jajan cantik di Hongdae, area tempat kami menginap.

Kenapa Helokiti? Karena (1) pernah liat di Instagram Sherina, jadi penasaran dan (2) pengen tahu kafe bertema tuh kayak gimana.

Berbekal peta yang teronggok di apartemen airbnb tempat kami menginap, gw berjalan keluar menembus hujan badai. Oke lebay. Hujan saja. Dengan angin dingin menggigit. Sebagai pemilik lemak tebal, saat itu sikap gw sungguh arogan.

Ah, ga usah pake jaket, toh deket-deket sini jalannya. Bisa, lah mengandalkan lemak tubuh.

Begitu pikir gw. Dodolnya adalah gw tidak ngecek perkiraan cuaca dan lupa kalau tidak ada gojek. Sebelas derajat hanya bermodal kaos tebal + kerudung kaos. Tapi kerudung sangat membantu loh, biasanya ini penuh keringat kalau dipake di Jakarta, tapi fungsinya jadi syal ++ di tempat dingin.

Ketika sudah berjalan sekitar 10-15 menit ke tempat kafe-kafe gaul di Hongdae (yang masih tutup karena mereka rame pas malem saat anak muda mabok-mabokan) rasanya sudah brrrrrrrrrrrr…. Tapi terlalu malas untuk balik ke apartemen. Hiks. Andai ini Jakarta, pesen gojek buat ambil jaket.

Anyway, peta tidak terlalu bermanfaat buat gw. #butaarah. Setelah bertanya pada petugas di tourist information Hongdae (sambil numpang menghangatkan diri), akhirnya gw bisa melewati jalan yang benar. Letaknya memang agak nyempil ini kafe, di sela-sela gang.

Gw datang sekitar pukul 13.00 waktu setempat, pas jam makan siang. Kirain bakal penuh, ternyata kosong… Gw ditempatkan di lantai dua yang sepi. Pengunjung di sini kebanyakan turis atau emak-emak yang nemenin anaknya.

Di sini, kita harus pesan dulu di bar bagian bawah lalu langsung bayar. Nah, abis itu kita dikasih semacam nomor berbentuk bulat yang bakal bergetar kalau pesanan siap diambil. Kita sendiri yang ngambil ke tempat mesen.

Dengan kondisi dingin mencekam seperti saat itu tentu paling enak minum jahe panas dan sop iga, tapi apa daya mereka hanya menyediakan kue-kue. Huft, pengen nasi….

Gw  memesan tiramisu dan goguma (ubi) latte. Harganya di atas rata-rata. 10.000 won untuk begituan doang. Huft. Rasanya sedang-sedang saja. Tapi goguma latte-nya lumayan menghangatkan hati yang dingin tubuh walau ukurannya imut.

Dekorasinya luar biasa girly dan serba helokiti. Pink pink pink pink pink. Di lantai dua ada “kamar Hello Kitty” lengkap dengan tempat tidur dan meja rias. Di lantai bawah ada toko Hello Kitty buat beli merchandise.

Apakah kafe ini cocok dikunjungi? Ya, kalau kamu penggila Hello Kitty. Kalau enggak, foto aja di depannya terus jajan ttokpoki di tenda ahjumma….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s