Jajan air kelapa di Angkor Thom

IMG_3942

Dari Bayon, kami melanjutkan perjalanan ke Angkor Thom. Seperti yang selalu gw sebutkan di postingan terdahulu, panasnya pol pol pol! Seiring naiknya matahari ke puncak ubun-ubun, energi dan mood untuk berfoto pun  menurun drastis. Beruntung di Angkor Thom ada pojokan penuh pohon yang rimbun sekali. Kami pun berteduh di sana sambil meneguk air es diselingi backsound jangkrik. Krik..krik..krik..

IMG_3945

Angin sepoi-sepoi… Dan nyaris tiada pengunjung lain di tempat ini. Kayaknya pada di candi lain gitu. Kami sempat bertemu dengan geng Polandia (kalo gak salah) yang se-bis bareng dari Thailand, cuma sempat nyengir-angkat-alis-sambil-say-hello terus lanjut deh ngaso

IMG_3949

Setelah energi sedikit terkumpul (gengsss kita bahkan belum ke candi utama Angkor Wat dan sekarang udah siaaang!) kami menjelajahi Angkor Thom yang dikelilingi Teras Gajah.

IMG_3955

IMG_3951

Di bagian belakang Angkor Thom terdapat beberapa tenda biru Desy Ratnasari penjual makanan yang sepi tanpa pengunjung. Tumpukan kelapa muda bagaikan magnet bagi kami yang sedang dilanda dahaga berkepanjangan. Aduh, tapi tapi tapi persediaan dolar kami sudah menipisssss… tapi kami super kehausan. Dan akhirnya diputuskan untuk membeli satu kelapa untuk bertiga. Nyehehehe. Saat kami melangkahkan kaki menuju tenda itu, para mbak-mbak yang megang menu segera mendekati kami bagai laron bertemu lampu. Olalala… Dejavu banget sama suasana food court di PGC atau ITC Cempaka Mas di mana para pramusaji super duper agresif. Begitu melihat menu dan harganya dalam dolar, bola mata gw sontak seperti akan keluar.

Harganya mahal-mahal! Kalo gak salah rata-rata di atas empat dolar AS. Untuk ukuran makan di warung-warung harga segitu sungguh keji.

Melihat reaksi gw yang sengit, mbak-mbak itu langsung bilang “nanti saya diskon deh”. Yah, ini mah modus tempat makan yang super mahal di kawasan pariwisata Indonesia yak.

Mukanya si mbak langsung asem pas kami bilang cuma mau pesan kelapa satu biji yang harganya juga dimahalin (akhirnya setelah perdebatan panas dan percakapan internal dalam bahasa Indonesia, kami berhasil menawar harganya jadi 1,5 dolar. Itu pun menurut gw masih kemahalan). Mungkin dalam pikirannya, Yah nasib yang datang malah turis Asia yang dolarnya ga bisa diporotin.

Di Kamboja, entah di semua tempat atau cuma di Angkor Thom, beli es kelapa cuma dikasih sedotan dan lubangnya dibikin sekecil sedotan. Tiada sendok atau teman sebangsanya. Artinya? lo beneran cuma beli AIR KELAPA. Kita gak bisa mengorek-ngorek daging kelapanya. Aaaaarghhhh dolarkuuuuuu! Mau minta tolong sama mbaknya dibukain dan ambilin sendok saja kami tak kuasa karena mereka sudah ambil langkah seribu untuk menjerat turis lain. Baiklah, mari dinikmati saja…

Iklan

Satu pemikiran pada “Jajan air kelapa di Angkor Thom

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s