Dua Lima

Secuplik kisah pra dan pasca seperempat abad.

1. Payung Teduh

Nona Anggi yang butuh hiburan (aku pun sebenarnya) mengajak nonton Payung Teduh. Meskipun Payung Teduh ini langganan manggung di FIB, gw yang kampusnya sebelahan belum pernah sekalipun menonton mereka live. Huks. Keasikan donlot di RTC sih.

kotatua

Yaudah cuss lah gengs pendengar Payung Teduh ke Kota Tua Creative Festival demi mendengarkan lagu-lagu galau. Nontonnya dari spot persis di depan panggung yang sebenernya ga boleh ditempatin orang. Cuma si Bale tetiba manjat. Eaaa manehna geloo~ Terus ada anak Area Magz pake ID ikutan manjat (lalu kami berkenalan dan ternyata dia temen adiknya Anggi, duh dunia sempit).

IMG_1084

Festival VIP paling depan ;D

Terus gw ikutan manjat pot atas keyakinan aku-juga-pers-jadi-boleh-dong-ikutan dan berhasil mengamankan tempat. Tidak lupa memakai kartu sakti untuk jaga-jaga kalo diusir panitia karena berada di tempat ilegal. Eh…tiba-tiba banyak fotografer yang nongkrong di tempat yang sama. Baiklah~ Posisi aman, mari karaoke bersama selama enam puluh menit!

2. Perak! Perak! Perak!

photo

Dari Aisha 🙂

Himono Onna menginjak usia seperempat abad~

Zaman SD, gw membayangkan akan tumbuh menjadi perempuan dewasa di usia 20an.

*ngaca*

Oh, imajinasiku terlalu liar. Setidaknya di kelas nyaris tidak ada yang curiga saat gw mengaku berusia 22 tahun kecuali yang bener-bener tahu tahun kelahiran gw. Fero asal Jayapura yang masih polos bahkan menyangka gw masih 21 tahun.

Terima kasih Bins atas doa-doanya, semoga terkabulkan semuah.

photo 5

Balelebow sukses membuat gw terkejut-kejut lewat kotak kardus yang bentuknya pas banget kaya kardus laptop yang disodorkan beberapa hari sebelum hari pemilihan presiden H.

OMAIGAT DIKASIH LAPTOP NIH? APPLE KAN? *jeritan dalam hati*

Setelah berusaha tebak-tebak buah manggis, apakah isinya kosong, apakah isinya voucher MAP #plakk, apakah ini apakah itu daaaan.. salah semua tebakannya.

Makasih ijo-ijonya, agan!

Tahun depan ditunggu kado berisi tiket PP Cengkareng-Narita ya…

*dijambak*

 

Next, SYAINI!

IMG_1184

Begini ceritanya, gw sempat yakin akan mendapatkan akses tiket gratis dari sebuah majalah terkemuka. Tapi H-sekian konser rupanya gagal total karena majalah tersebut hanya memilih peserta yang masih duduk di bangku sekolah  gw harusnya ikutan kuis Femina kali ya.

Baiklah kalau begitu, aku tidak akan menangis darah jikalau melewatkan konser Shinee. Bye Key!

Kadar kecintaannya beda sama Riju yang udah bersiap beli tiket berbulan-bulan lalu dan bahkan mengantre di venue sejak pagi demi mendapat tempat terbaik di festival.

Tapi namanya jodoh memang tidak kemana ya.. H-sekian konser tiba-tiba Nanda nawarin gw untuk nonton Shinee yang tentunya HRATEIS.

NOONA IS COMING, ADIK-ADIK!

photo 1

Tidak hanya bertemu Shinee minus Onew, gw pun bertemu kangen dengan teman-teman reporter laipstail! Aaaah, kalian! Aku rindu!

 

3. Bye MAP

Sisa-sisa voucher MAP pun harus diikhlaskan lewat ngemil pizza malam-malam di Pizza Express Kokas.

photo 2

Plus bonus anggap-saja-kue-ultah-plus-lilin-virtual-dalam-aplikasi-smartphone.

photo 3

Arigatou, minna!

Iklan

2 pemikiran pada “Dua Lima

  1. Happy birthday Nanieeen 😀 😀

    Sukses selalu karirnyaa..

    Gyaakh mestinya kemarin titip salam buat Tae Min yah XD

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s