“Arashi Daisuki”

Bagaimana cara lo berbasa-basi sama orang asing? Gue punya kalimat standar bila bertemu dengan orang-orang Jepang. Ada yang ketemu di acara formal, informal, otomotif, dan budaya. Tanggapannya juga beragam, ada yang jadi cair, ada juga yang jadi semakin kaku.

Jadi, gw sebenarnya nggak tahu apakah ngaku sebagai fans Arashi itu artinya sama kaya “Saya suka Chrisye” atau “Saya suka Kenjen Band”. Arashi emang nggak bisa disamain sama Chrisye, tapi ngerti kan maksudnya? Gw nggak tahu kedudukan Arashi di Jepang sebagai idol apakah dianggap sebagai artis terkemuka atau malah jatohnya alay. Pokoknya gw suka deh.
image

“Arashi Daisuki” adalah kalimat yang selalu gw terapkan pada orang-orang Jepang.

  1. Satu geng wartawan otomotif Jepang. Ada yang bisa bahasa Inggris, ada yang nggak bisa, ada yang bisa bahasa Indonesia. Setelah ngobrol ngalor ngidul sambil gw pengen garuk-garuk meja karena ga ngerti otomotif sama sekali, gw pun melemparkan bom “Arashi Daisuki”. Yang satu ketawa sambil melotot gak percaya, “Jyaanisu?” (Johnny’s?). Yang nggak bisa bahasa Inggris bilang, “Anak saya juga suka. Dia suka sama Sho.” Langsung gw sambut dengan hangat, “SAYA JUGA SUKA BANGET SAMA SHO LOH PAK YA AMPUN KITA SEHATI.”.
  2. Seiyu (pengisi suara) Nami Okamoto yang ketemu di workshop penyulih suara. Dia kebetulan makan di samping gw dan penerjemahnya lagi di tempat lain. Sok basa-basi gw, tapi dia nggak bisa bahasa Inggris. Lagi-lagi gw kerahkan bahasa Jepang yang didapat dari hasil menonton dorama bertahun-tahun. Meskipun gw nggak paham pola bahasa, gw bisa menangkap satu kata dari tiap kalimat dan menerka artinya. Gw pun ngomong sotoy pake kata-kata yang gw mengerti saja. Beneran deh, nggak percuma gw dikatain “nonton begituan mulu lho” karena ternyata ada manfaatnya. Anyhoo, setelah ngobrol pakai bahasa Jepang, gw lempar lagi bom “Arashi Daisuki”. Ternyata doi ichibannya Ninomiya! EAAAAA. Dia kira Arashi super terkenal di Indonesia karena gw pun tahu, yah tapi obrolan jadi merembet ke beragam super idol di Jepang yang berpengaruh di sini. See, budaya itu paling asik buat diobrolin~
  3. Pebisnis. Yang ini kasusnya beda, berhubung gw lagi terjebak dalam situasi dimana gw adalah korban yang nggak ngerti apa-apa dan seharusnya tidak berada di sana, yang bisa gw jadikan senjata adalah bahasa Jepang. Gw sudah bertekad untuk ngomong atau menyapa dengan bahasa Jepang di saat yang lain dengan fasih ngomongin bisnis bla-bla-bla. Setidaknya keliatan lebih pintar dikit dah. Jreng jreng… Sang pebisnis datang bersama para staf dan penerjemah. Bersalaman satu-satu dengan orang yang di sana, begitu giliran gw, kami saling menunduk dan gw pun bilang “ohayou gozaimasu”. Semua orang kaget dan si penerjemah bilang, “wah, asyik dong saya nanti nggak usah nerjemahin”. Anyhoo, setelah semua duduk bersama di meja bundar, bapak-bapak itu nanya apakah gw lulusan sastra Jepang apa gimana karena mereka cuma bisa bilang “sumimasen” atau apalah. Di sini kesempatan gw untuk melempar bom, “Nggak kok, saya suka nonton dorama Jepang aja. Oiya, *tatap si om pebisnis* ARASHI DAISUKI. Makanya bisa bahasa Jepang walau sedikit,” kata gw pake bahasa Jepang yang ngaco. Si om pebisnis semakin ngakak bersama stafnya. Walau suasana mencair, di sini gw nggak tahu apakah Arashi bagi mereka itu Chrisye atau Kangen Band. Tapi yang penting gw udah bersuara karena untuk satu jam berikutnya, because when the real deal started, gw bener-bener nggak bisa buka mulut. Setelah obrolan bisnis selesai, baru deh gw pedekate lagi, kali ini sama stafnya, ngobrolin mulai dari JKT48, AKB48, idol, sampe makanan.

Begitulah kabar “Arashi Daisuki”. Mungkin nanti akan gw perbarui lagi daftarnya ketika ada kesempatan ngobrol sama orang asing. Kalau orang asing mau ngobrol sama orang Indonesia, apa ya yang jadi obrolan pencair suasana?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s