Doa ibu dalam bekerja. Edisi: Sting

Jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum bekerja.

Harusnya: Nongkrong di luar konser Sting doorstop cari orang Indonesia yang pantes dimasupin ke dalem berita hiburan. Intinya, kagak berhak nonton soalnya udah ada yang bagian dalem. Ciyan anet yak.

Ternyata: Salah satu orang yang gw tempelin males nonton meskipun udah dapat id card media. Dihibahkan padaku.

Harusnya: Nangis kejer karena memory card kamera KETINGGALAN di komputer kantor. Padahal udah diwanti-wanti suruh bawa kamera.

Ternyata: Seorang kawan fotografer membaca tweet resah gw dan reply kalau dia punya banyak stok memory card serta akan meminjamkan padaku.

Harusnya: Nggak bisa ketemu sama si teman yang akan meminjamkan MMC karena tidak ada sinyal di Ancol. Kacrut memang.

Ternyata: Di antara lautan manusia, dia pun muncul begitu saja.

Harusnya: Terombang-ambing mencari taksi atau tebengan tengah malam. Luntang lantung.

Ternyata: Ditebengin sama temen yang searah, sampai rumah pula.

Begitulah. Gimana konsernya? Bagus dong pastinya. Dengan kaos ketat yang kalau dipakai boiben Korea akan terlihat so gay, Sting tetap memukau. Suaranya keren banget! Dengan tata panggung minimalis, yang ditonjolkan memang musikalitasnya. Emang beda ya kalau nonton sama orang dewasa, bukan fangirl, nggak ada yang jerit-jerit “OPPA SARANGHAEEYOOO” #yakali.

Penonton dewasa itu lebih tenang dan yang pasti semua penonton jadi penyanyi latar di setiap lagu-lagu famous. Gw pun hanya familier tanpa hafal persis liriknya. Yang pasti, Fragile ditaro jadi pamungkas. Kayanya gw denger lagu itu jaman SD di Keong Mas deh. Terngiang-ngiang sampai sekarang tanpa tahu judulnya nyeheheehe.

Eniweyy, daku pun berjuang mengincar beberapa artis untuk minta pendapatnya tentang Sting. Well, ada yang sangat baik seperti Glenn, ada pula yang dingin-dingin-nyolot-jawabnya-sangat-sedikit. Yang diperlukan adalah ketabahan hati untuk tidak mengolahnya jadi sakit hati. Lumayan udah terlatih sih gw, kalo dapetin jawaban kaya gitu nggak pengen lempar-lempar linggis juga. Cukup nyengir kuda aja tapi kuda sekarat #asem.

oleh-oleh untuk Rizu

Yah, agak sedih sih kalau kita ngefans sama orang itu ternyata aslinya kok gak seramah yang kita kira. Tapi ternyata pas ada fans minta foto, mereka tetap welkam aja. Ehm. Tapi pas ada TV juga mereka lebih welkam. Hmm. Teringat tragedi perdana sakit hati bersama Marselajalianti yang super duper membuat hatiku teriris karena attitudenya yang w-o-w. Ihihihik.

Iklan

Satu pemikiran pada “Doa ibu dalam bekerja. Edisi: Sting

  1. alhamdulillah buat kebetulan-kebetulan (yang pastinya bukan kebetulan tentunya dalam takdir) yang terjadi di hari itu, you are a lucky girl 😀

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s