Meet my husband


Filipina dan Indonesia bersahabat

His, i mean, their last name is Younghusband. Demi mendukung sang suami, saya datang dengan couple T-shirt, kaos bola biru bernomor sama dengan P.Younghusband, nomor 10. LOL. Demam bola nih. Untuk pertama kalinya gw menonton bola di stadion Senayan dalam rangka melihat pertandingan Indonesia melawan Filipina di semifinal AFF 2010. Biar out of the box/ gampang dicari temen kalo nyasar dan ilang, gw memilih untuk memakai baju bola berwarna biru sebagai lambang pendukung Filipina (jelas mendukung para suami, P & J Younghusband, dan pelatih nyamnyam Om McEnemy) di tengah kerumunan manusia berbaju merah dan putih. Terbukti, sejauh mata memandang rasanya cuma gw yang pake baju biru (sama Dachi yang pake jaket biru tapi dicopot karena takut digebukin alay ya Dach?). Untung gak digebukin para anarkis bola.

Rasanya nonton pertandingan bola langsung di stadion?
1. Capek. Maklum kaum tribun, tiket paling murah, siapa cepat dia dapat. Pertandingan mulai jam 7, udah janjian dari jam 2. Luar binasa.

2. Suara sember. Tereak-tereak kaya lagi marahin junior di malam final kaderisasi.

Seneng bisa liat lapangan secara keseluruhan. Sedih ga bisa liat muka pemain dengan jelas. Seneng karena bisa berbagi antusiasme dengan puluhan ribu pendukung Indonesia. Emang enak ya main di kandang, kalo lawan salah disorakin, kalo timnas Indonesia yang salah penontonnya malah bersorak “wasit goblok”. Main di Indonesia sama aja melatih mental. Tim lawan selalu disorakin. Memang sangat sportif.

Seandainya Indonesia bisa ikut piala dunia dan ada lomba untuk para suporter, gw yakin negara kita akan menang.

Yuklah semangat Timnas Bola Indonesia, semoga menang final AFF! Rakyat Indonesia butuh hiburan di tengah hiruk pikuk kehidupan yang belum sejahtera seutuhnya. Prikitiw!

Iklan

3 pemikiran pada “Meet my husband

  1. AHHH SERUUU,, susah pipis ga?emang suamimuda ganteng2 banget dah yakditambah muka pelatih yang kayak boibenhuihiwgw ga dibolehin babe nonton langsung hokhok

  2. kipernya juga asoy mukanyahmmm kalo uda mule pertandingan lo ga bisa keluar tribun, jalanan keluar penuh sama orang yang berdiri ga kedapetan tempat. ga tau deh yang kelas lebih mahal. aer yang gw minum keluar jadi keringet jadi gak pipis. ga berani deh pipis di stadion gw ga kebayang higienisnya kaya gimaneng

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s