Tapi pak.. Tapi pak.. Tapi pak..

Kelas barusan ramai sekali.
Kelompok yang maju presentasi membahas tentang Jurnalistik.
Dosen bukan orang Jurnalistik.
Tapi dosen ini adalah TUHAN di dunianya sendiri
karena sebenarnya seisi kelas setidaknya yang ngomong menentang pendapat dia yang aneh dan dia tidak mau bisa kalah. He’s God, guys. Don’t talk back unless you wanna get F.
Ada juga seorang teman yang gak pernah mau kalah dalam argumen. Sayang sekali gw gak pernah bisa mengkonfrontasi dengan cara marah beneran. Nampaknya apa yang gw lakukan selalu terlihat bercanda. Akhirnya… mental ini tidak sehat. Semua pendapat gw selalu dibantah sama dia. Pokoknya dia harus benar. Dia selalu benar. He’s God in his world. Rasanya ingin bawa golok dan membacok-bacok dia tiap kali omongan gw dibantah.

Iklan

3 pemikiran pada “Tapi pak.. Tapi pak.. Tapi pak..

  1. in some ways people ARE god in their own world. hahahahitulah nasib org2 yg kerjaannya becanda mulu, sk dikira ga serius pas marah,,mungkin waktunya lo ganti image nien?pake image ibu2 pejabat galak? hehe

  2. @nyanya: yes, hopefully i will not meet people like it (dont wanna say him or her) in the future. @decu: mungkin nanti gw bacok aja seseorang biar mereka tahu gw bisa marah. nyehe

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s