membuktikan kerakusan


inget kan lomba2 makan ramen di komik2?
nah kemaren gw ikutan lomba makan ramen super ekstra hot pedas di Gokana Teppan dalam jangka kurang dari 20 menit untuk mendapatkan voucher gokana 6 gratis. kebetulan perut lapar setelah 2 jam perjalanan macet ke taman anggrek dari depok (gilaaaak untung rumah gw di timur jakarta) untuk menemani para single fighters (baca: jomblo) yang ingin melawan hingar bingar valentine, ck ck ck *geleng2 kepala*

gw pun makan dengan nafsu luar biasa, maklum blom makan dari siang (ketika itu waktu menunjukkan pukul 5 sore kira2). ga pake basa basi, langsung lahap lahap lahap. daaaaan…

saya bisa makan ramen super hot ekstra pedas dalam waktu 14 menit! (sudah termasuk ngobrol2 dan nyomot makanan anak2 yang lain). it wasn’t a big deal sih. porsi mie cuma dikit, yang agak riweuh kuahnya aja yang banyak dan panaaaas. bibir langsung jadi sensual nih kalo makan yang hot berkuah (baca: bibir tebal)


begitulah. trus si Ema yang pengen introspeksi diri mengajak orang2 (gw, rhara, ira, iif, ayu, lescha) untuk bersama2 menulis kelebihan dan kelemahan masing2 di sebuah kertas.
ternyata gw belum menunjukkan sifat2 jahat sama teman2~
karena hampir semua yang mereka tulis adalah:

selalu nyomot makanan orang

no wonder perut gw makin seperti orang hamil walo jarang jajan.

Iklan

5 pemikiran pada “membuktikan kerakusan

  1. buahahaha! suka nyomot makanan orang. gua juga gituh gyoo. hidup perut gua lah pokonya mah!! hehe.eh kalo gokanaan gretongan ajak2 ya bu. bantulah temanmu yang selalu lapar tapi kere ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s